Festival Meriam Karbit

Seni permainan rakyat yang spektakuler oleh masyarakat di sekitar Jembatan Sungai Kapuas Kota Pontianak menjelang malam lebaran Idul Fitri dan salah satu acara dalam menyambut acara Hari Ulang Tahun Pontianak.Dentuman dasyat festifal suara meriam dari dua sisi pinggriran Sungai Kapuas menjadi kebanggan pengunjung sebagai tanda berakhirnya masa Bulan Puasa.

Alkisah menurut sebagian para ahli sejarah, Raja pertama Pontianak Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie ketika membuka lahan untuk bertempat tinggal di Pontianak sempat diganggu hantu - hantu. lalu Sultan kemudian memerintahkan pasukannya mengusir hantu - hantu itu dengan meriam. Pontianak sebenarnya adalah sebuah kota yang memiliki hantu Kuntilanak. karena pada dasarnya Pontianak berasal dari kata Bunting dan Anak, atau dalam bahasa malaysianya adalah Buntinganak. Ketika di zaman orde baru, perayaan meriam karbit dilarang dan baru kembali diadakan setelah era orde baru.

No comments:

Powered by Blogger.